Di Depok dan juga kota lain ada suatu perkumpulan bernama TDA (Tangan
Di Atas). Perkumpulan ini sangat menginspirasi. Karena dengan semangat
TDA, kita seperti didorong suatu sugesti
diri luar biasa. Kita "dipaksa" untuk menjadi terhormat. Kita harus
siap meninggalkan sikap sebagai peminta-minta, pengeluh, atau minta
dikasihani. Sebaliknya, kita harus bisa menjadi pemberi, penyumbang,
pelopor, dan pengide. Tidak harus sumbangan berupa uang. Menyumbang ide,
tenaga, pikiran, dan doapun sudah bagus.
Kalau ingin mengeluh, mengeluhlah hanya kepada Allah pada saat sholat
malam. Dengan semangat TDA itu pula organisasi dan anggotanya menjadi
optimis dan cepat berkembang. Yang jelas, sikap tangan di atas (TDA)
lebih baik daripada tangan di bawah (TDB). Demikian agama mengajarkan.

Posting Komentar